7 Media Tanam Hidroponik Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

Pembahasan mengenai media tanam hidroponik tentu akan selalu menarik bagi kamu yang menekuni dunia pertanian.

Cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah ini kian hari kian banyak peminatnya, karena tidak bisa dipungkiri bahwa lambat laut keberadaan tanah semakin berkurang saja. Beruntungnya metode pertanian hidroponik bisa dilakukan oleh siapapun dan tidak terlalu membutuhkan waktu yang banyak.

Nah, untuk kamu yang hendak memulai bercocok tanam dengan cara hidroponik, maka sebaiknya terlebih dahulu mengenali beragam jenis media tanam hidroponik yang paling mudah diaplikasikan dan mudah juga untuk didapatkan.

Berikut ini akan dijelaskan tentang beberapa jenis media tanam hidroponik lengkap disertai kelebihannya. Mari kita simak!

1. Arang Sekam

media tanam hidroponik berupa arang sekam
blog.ub.ac.id

Inilah salah satu media tanam hidroponik yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh masyarakat. Banyak sekali kelebihan yang bisa kita dapatkan dari arang sekam, antara lain:

  • Media tanam hidroponik yang efisien, murah dan steril
  • Terdapat komponen kimia yang akan membantu tumbuh kembang tanaman, seperti kadar air, protein kasar, lemak, abu, serat kasar, oksigen, karbon, hidrogen, silikat dan karbohidrat
    Harga relatif lebih murah yang tentunya sangat disukai oleh masyarakat
  • Mendapatkannya juga mudah. Apalagi kalau kamu tinggal di desa mungkin bisa dapat gratis
    Pembuatannya cenderung lebih mudah, dari segi berat lebih ringan dan mengaplikasikannya juga tidak sulit
  • Karena proses pembuatannya dengan cara dibakar, semua unsur yang dapat membahayakan tanaman sudah hilang

Bagi kamu yang sedang membutuhkan media tanam hidroponik, mungkin arang sekam bisa menjadi alternatif yang cukup membantu.

2. Spons

Spons untuk media tanam hidroponik
pinterest.com

Bagi orang yang sudah lama membudayakan tanaman hias tentu sangat familiar dengan spons. Media tanam hidroponik ini ketika sudah diaplikasikan akan sangat mudah untuk dipindahkan maupun ditemptakan di mana saja, karena memang beratnya paling ringan diantara semua media tanam.

Meskipun memiliki berat yang ringan, spons sudah tidak lagi membutuhkan pemberat, sebab pada saat disiram air spons menyerapnya dengan maksimal sehingga tanaman menjadi tegak.

Hasil media tanam hidroponik berupa spons ini cukup menggembirakan, yaitu dari segi waktu spons lumayan awet dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama, perkembangan tanaman lebih prima, tanaman cenderung lebih subur tanpa memerlukan proses adaptasi, karena seratnya yang padat sehingga mampu untuk menyimpan kandungan air hingga dua minggu dan yang paling pentin relatif kebal terhadap jamur yang mengandung resiko untuk merusak tabaman.

Banyak orang yang sudah membuktikan kelebihan tersebut, jadi jangan takut untuk membuktikannya.

3. Expanded Clay

cara tanam hidroponik yang baik
casapratica.it

Masih asing kah dengan istilah ini? Yup, media tanam hidroponik ini tergolong penemuan yang cukup baru di dunia pertanian. Expanded clay atau juga dikenal dengan hidroton adalah produk yang didapatkan dari proses pemanasan tanah liat dengan suhu mencapai 1000 derajat celcius atau bahkan lebih.

Dan yang perlu kamu tahu, media tanam ini begitu populer bagi kalangan petani hidroponik di Jerman.

Banyak orang menilai expanded clay sebagai media tanam yang efisien, praktis serta mudah diaplikasikan sebab memiliki bentuk berupa bulatan-bulatan tanah berukuran kecil seperti hanya kelereng.

Baca Yuk 6 Cara Paling Praktis Menanam Cabe Hidroponik dengan Mudah

Nah, media tanam hidroponik yang terkenal di jerman ini cukup mempunyai peran vital, yakni aerasi yang bisa dibilang sempurna, dapat menyimpan kandungan air hingga dua minngu serta tingkat kekebalan cenderung cukup tinggi terhadap jamur yang mengandung resiko membahayakan tanaman.

4. Cocopeat (Serbuk Sabut Kelapa)

media tanam hidroponik terbaik
kampoengilmu.com

Pada awalnya sabut kelapa hanya dikenal sebagai keset, pencuci panci dan dijadikan sapu. Perlahan tapi pasti, semua itu mulai bergeser ketika pada tahun 1980an penelitian Dutch Plantin berhasil menenemukan bahwa serbuk halus yang ada pada sabut kelapa dapat digunakan sebagai media bercocok tanam hidroponik.

Setelah penemuan tersebut, masyarakat luar negeri menyakini bahwa cocopeat atau sabut kelapa memiliki daya tampung yang tinggi untuk menyimpan air. Hal ini dibuktikan dengan kemampuannya menahan air 6-9 kali lipat dari volumenya atau 73%.

Maka, jika kamu menginginkan media tanam hidroponik yang paling hemat air, salah satunya bisa menggunakan serbuk sabut kelapa.

5. Rockwool

salah satu media tanam hidroponik di sekitar rumah
isolasimandiri.com

Belum lengkap rasanya jika tidak menyebutkan media tanam hidroponik ramah lingkungan yang terbuat dengan bahan dasar batu bara, batu basalt dan batu kapur yang dibakar dengan suhu 1600 derajat celsius sampai meleleh serupa lava yang setelah itu berubah bentuk menjadi serat-serat ketika sudah dingin ini. Yup, inilah rockwool.

Bisa dibilang rockwool tidak kalah terkenal jika dibandingkan dengan expanded clay di kalangan para petani yang memakai sistem hidroponik. Hal ini disebabkan rockwool memiliki keunggulan yang cukup berbeda dan tidak dimiliki media tanam lainnya, khususnya dalam perbandingan komposisi udara dan air yang mampu disimpan dengan sangat baik.

Namun yang perlu diketahui adalah rockwool mengandung tingkat keasaman yang relatif lebih tinggi untuk beberapa jenis tanaman, sehingga membutuhkan sentuhan khusus sebelum menggunakan media tanam hidroponik ini.

6. Perlit

media tanam anorganik untuk hidroponik
fialka65.ucoz.ru

Perlit adalah media tanam yang mempunyai sifat anorganik dan terbuat dari batu silika yang dipanaskan dengan suhu tinggi hingga mencair dan kemudian diubah menjadi ukuran yang lebih kecil. Nah, wujud dari perlit sendiri ialah mineral dengan berat yang ringan, memiliki kemampuan tukar kation dan daya serap air yang tidak banyak

Untuk kelebihan dari media tanam hidroponik ini adalah dapat menampung unsur hara atau nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan dalam jumlah yang cukup tinggi dan juga memliki sistem drainase yang baik.

Baca Yuk 14 Macam Sayuran dan Buah Hidroponik yang Bisa Anda Coba

Kalau kamu hendak menggunakan perlit sebagai media tanam, lebih disarankan untuk mengkombinasikan dengan bahan dasar tanam yang bersifat organik. Hal ini dilakukan agar tumbuhan lebih optimal dalam menyerap nutrisi atau unsur hara yang ada.

7. Pasir

media tanam yang mempunyai bobot paling berat
berkahkhair.com

Adakah dari kita yang tidak menganal pasir? Ya, biasanya orang menggunakan sumber daya alam ini untuk bahan baku pembangunan. Namun tahukah kamu bahwa sebenarnya pasir juga merupakan media tanam hidroponik yang mempunyai segudang kelebihan?

Para petani hidroponik memakai pasir karena dianugrahi bobot yang cukup berat sehing tidak sulit untuk membuat tanaman bediri tegak. Tidak hanya itu, pasir juga mudah basah dan mudah kering kembali sebab memiliki pori-pori yang berukuran makro dalam jumlah banyak. Dari sifat dasarnya tersebut, pasir dapat menghasilkan sirkulasi udara yang cukup baik untuk akar tumbuhan.

Oleh sebab itu, tidak heran jika pasir dinilai sebagai salah satu media tanam hidroponik yang paling cocok untuk pertumbuhan bibit, perakaran stek batang tanaman dan proses penyemaian benih.

Itulah diantara jenis media tanam hidroponik terbaik yang bisa kamu manfaatkan dan bisa didapatkan di sekitar rumah. Tentunya untuk mendapatkan hasil terbaik kamu harus benyak melakukan percobaan, sehingga kamu menemukan pola-pola bercocok tanam yang baik dan apa media tanam yang bisa diaplikasikan.

Semoga informasi ini bermanfaat. Terima Kasih!

Leave a Comment