tanaman kangkung hidroponik

7 Cara Mudah Menanam Kangkung Hidroponik di Baskom

Kangkung yang memiliki nama latin Ipomoea aquatica Forsk merupakan jenis sayuran yang cukup banyak digemari oleh masyarakat indonesia. Setiap orang bisa memperoleh sayuran kangkung dengan membeli di pasar terdekat atau menanam sendiri dirumah.

CARA MENANAM KANGKUNG HIDROPONIK

tanaman kangkung hidroponik
fokustanaman.blogspot.co.id

Tumbuhan kangkung yang termasuk jenis sayur-sayuran ini banyak tumbuh di kawasan Asia, seperti Indonesia, Australia, dan sekitarnya.

Kangkung merupakan tanaman yang memiliki kemampuan tumbuh dalam waktu singkat dan serempak. Hanya membutuhkan waktu 4 – 6 minggu setelah benih, kangkung sudah bisa dipanen.

Dari segi harga kangkung terbilang cukup murah meriah. Salah satu hal yang menyebabkan kangkung murah adalah kecepatan produksi tanaman kangkung itu sendiri. Keunggulan tersebut juga bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Tak heran jika tidak sedikit orang yang rela menginvestasikan uangnya hanya untuk mempersiapkan lahan untuk menanam kangkung yang selanjutnya dipasarkan.

Jika kamu tertarik ingin menanam kangkung sendiri dirumah, ini akan lebih baik karena dapat membantu anda dalam menghemat anggaran belanja.

Banyak cara yang dapat kamu terapkan dalam menanam kangkung ini, salah satunya adalah menanam kangkung dengan sistem hidropinik.

Artikel Terkait : 7 Media Tanam Hidroponik Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan

Alasan kenapa memakai sistem tanam hidroponik, tanaman yang ditanam dengan sistem hidroponik mempunyai kualitas yang lebih baik daripada tanaman yang ditanam di lahan dengan media tanam berupa tanah saja.

Semua itu dipengaruhi oleh cara penanaman, perawatan, dan yang paling utama pemilihan bibitnya. Oleh sebab itu, apabila Anda masih tergolong awam dalam dunia hidroponik, ada baiknya untuk mengetahui bagaimana cara menanam kangkung hidroponik dibawah ini

Cara Menanam kangkung Hidroponik di Baskom

menanam kangkung di baskom
indonesiabertanam.com

Adapun cara menanam kangkung hidroponik adalah seperti berikut :

1. Persiapan Bahan dan Peralatan

Peralatan dalam menanam kangkung dengan sistem hidroponik tidaklah banyak dan tidak akan menguras banyak isi dompet Anda.

Untuk lebih jelasnya, berikut bahan dan alat yang perlu Anda siapkan saat akan memulai budidaya kangkung hidroponik di rumah.

Bahan-bahan yang diperlukan:

Beberapa bahan dan alat untuk menanam kangkung hidroponik ternyata bisa kamu temui dengan muah di rumah kamu seperi :

1). Benih kangkung

Anda bisa menemukan benih kangkung di toko pertanian dekat rumah Anda atau bisa memsanya lmelalui internet.

2). Pupuk hidroponik

Pupuk hidroponik yang dibutuhkan seperti AB Mix hidroponik sayur yang juga bisa Anda beli di toko-toko pertanian. Atau Bisa juga menggunakan pupuk organik cair yang anda buat sendiri.

3). Zat Pengatur Tumbuh (ZPT)

ZPT seperti Atonik yang nantinya akan digunakan saat merendam benih kangkung. Tujuan penggunaan ZPT untuk memberi dukungan terhadap tanaman agar lebih cepat berkecambah dan tumbuh.

Alat-alat yang diperlukan:

Adapun alat-alat yang diperlukan untuk menanam kangkung hidrponik adalah sebagai berikut :

1). Besek plastik

Bentuknya seperti saringan (terdapat lubang-lubang kecil di keseluruhan sisi dan permukaan) dengan ukuran yang cukup besar.

2). Baskom

Karena kita memanfaatkan media baskom dan besek plastik usahakan ukuran baskom sama dengan diameter besek plastik agar nantinya besek tidak mengapung di atas baskom.

Catatan:
Penggunaan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) tidak wajib.

2. Pemilihan Benih Kangkung

benih kangkung hidroponik
mangyono.com

Apabila Anda menginginkan hasil produksi kangkung yang benar-benar baik, maka perlu diperhatikan juga dalam menentukan benih kangkung yang hendak ditanam atau digunakan haruslah yang berkualitas.

Rekomendasi kami gunakan Bibit kangkung unggu atau Bibit kangkung idaman, Bibit kankung idaman memiliki beberapa kelebihan seperti pemanenan dengan cara dicabut atau dipotong, pertumbuhan serempak serta tidak merambat.

Dengan memilih bibit kangkung yang berkualitas, maka presentasi tingkat keberhasilan pada proses budidaya kangkung akan bertambah dengan tingkat kualitas tanaman yang dihasilkan.

3. Penyemaian Bibit Kangkung

tokoternak.com
Penyemaian kangkung hidroponik

Sebenarnya ada dua cara menanam kangkung hidroponik, yakni pertama dengan teknik semai benih atau kedua dengan teknik tanam langsung. Entah itu di dalam baskom, dengan botol bekas, dengan paralon, atau dengan metode bercocok tanam di lahan luas, semuanya bisa dengan teknik tersebut dan hasil yang diperoleh juga tidak jauh berbeda.

Lalu, mana yang terbaik?

Keduanya baik, akan tetapi teknik semai benih yang melewati dua proses. Dalam membudidayakan tanaman kangkung berkonsep hidroponik, kami akan mengajak Anda untuk menggunakan teknik yang pertama yakni teknik semai.

Sebelum memulai menyemai, Anda harus memberlakukan benih untuk mengetahui mana benih yang bagus dipakan dan kurang. Bagaimana caranya?

1). Sediakan baskom dan isi dengan air bersih.

2). Tuang benih kangkung tersebut ke dalam wadah berisi air, kemuadian biarkan seharian.

3). Keesokan harinya, Lihaatlah Anda akan melihat bebrapa benih yang mengapung dan beberaa benih ada yang tenggelam.

4). Buang benih kangkung yang mengapung karena benih yang mengapung tandanya benih tersebut tidak dapat berkecambah dan mengalami pertumbuhan yang relatif lambat.

Setelah anda mendapatkan benih yang benar-benar layak pakai dan berkualitas, selanjutnya anda bisa memulai kegiatan semai benih. Berikut cara-caranya:

1). Ambil kain dengan ketebalan cukup untuk menyerap air.

2). Bungkus benih kangkung yang telah direndam tadi dengan kain.

3). Kemudian, siram kain dengan air hangat secukupnya. Fungsinya agar kain sekadar basah agar bisa menjaga kelembaban untuk mempercepat benih kangkung pecah menjadi kecambah.

4. Pemberian Nutrisi Hidroponik

nutrisi tanaman hidroponik
taugitu.com

Seperti yang telah disinggung di atas, Anda bisa membuat nutrisi hidroponik dengan menggunakan bahan-bahan organik dari sekitar, atau jika ingin praktis bisa dengan meracik sendiri pupuk organik yang telah dibeli dari toko pertanian terdekat.

Jika Anda memilih untuk menggunakan nutrisi hidroponik dari pupuk AB Mix, maka berikut cara meraciknya:

1. Ambil 1 liter air, selanjutnya tambahkan 5 ml nutrisi A dan 5 ml nutrisi B. Seperti itu takarannya.

2. Aduk hingga pupuk tercampur dengan rata kemudian masukkan larutan nutrisi ke baskom dengan ketinggian mencapai permukaan batas bawah besek.

3. Usahakan agar tidak membiarkan benih terendam, karena jika benih terendam akan busuk nantinya.

Bacaan Menarik : 14 Macam Sayuran dan Buah Hidroponik yang Bisa Anda Coba

5. Perancangan Wadah Tanam kangkung

tanman hidroponik
kebunhidro.com

Yang harus anda lakukan di tahap ini adalah

1. Pindahkan semua benih yang sudah berkecambah ke dalam besek. Anda bisa melapisi bagian bawah besek dengan busa filter akuarium ataupun tidak, tidak masalah.

Budidaya kangkung hidroponik tidak menggunakan media tanam juga tidak masalah karena kangkung mempunyai akar tunggang yang akan menopang kangkung agar berdiri tegak.

2. Tuangkan larutan nutrisi ke dalam baskom sampai mengenai permukaan besek dan benih. Jika Anda menggunakan busa filter akuarium maka cukup sampai terkena busa tersebut.

3. Letakkan besek ke atas baskom berisikan larutan nutrisi tadi.

4. Selanjutnya, Anda bisa langsung memperkenakan benih pecah ke bawah sinar matahari.

Atau Anda juga bisa membiarkan tanaman melakukan gerak pertumbuhan (fitotropisme) dengan cara menutup besek dan baskom dengan plastik hitam selama satu hari penuh.

Apabila dari awal anda langsung menginginkan hidroponik kangkung dengan menggunakan besek lebih dari satu (banyak), maka ada hal yang harus Anda ketahui.

Benih kangkung akan mengalami pertumbuhan lebih baik dan efisien jika benih-benih tersebut berjumlah banyak dalam satu wadah, dan hampir tidak ada ruang kosong di antaranya.

6. Perawatan Tanaman Kangkung Hidroponik

perawata kangkung hidroponik
Benih.info

Di tahap perawatan ini yang perlu anda perkatikan adalah kebutuhan nutrisi kangkung dan jangan sampai membiarkan kangkung tidak mendapatkan nutrisi dari larutan di bawahnya.

Ketika kangkung sudah memasuki umur 2 minggu atau lebih, konsentrasi larutan akan bertambah. Anda perlu meningkatkan jumlah pupuk yang tadinya hanya 5 ml per 1 liter kini menjadi 7 – 9 ml per liter. Ganti larutan nutrisi jika sudah berbau. Lakukan hal seperti itu hingga memasuki masa panen.

7. Masa Panen Kangkung Hidroponik

panen kangkung hidroponik
Yeni Herdiyeni – WordPress.com

Kangkung merupakan salah satu tanaman yang mengalami pertumbuhan dalam waktu singkat.

Itulah salah satu keunggulan yang dimiliki kangkung selain bisa tumbuh di berbagai cakupan kondisi ladang tanam.

Anda susah bisa memanen kangkung setelah 4 – 6 minggu (sekitar 1 bulan atau lebih) saat terlihat masih segar dan belum tua.

Baca juga : Nutrisi Hidroponik Buatan Sendiri Membuat Panen Sempurna

Setelah dipanen dan dibersihkan, Anda bisa mengolah dan nikmati kangkung hidroponik yang nikmat dan menyehatkan tanaman sendiri tersebut bersama keluarga tercinta.

Leave a Comment