apa itu hidroponik

Budidaya Hidroponik Beserta Penjelasan Lengkapnya

Budidaya Hidroponik – Hydro mempunyai arti air. Hidroponik adalah sebuah motede menanam tumbuhan yang menjadikan air sebagai media tanamnya. Pengertiannya yang lain ialah menanan tanaman yang tidak memakai media tanah sebagai pertumumbuhan tanamannya. Simpelnya hidroponik adalah sebiah cara budidaya tanaman memakai air yang ditamabah dengan nutrisi. Dengan metode ini bisa untuk mempermudah dan mengendalikan pencahayaan dan hama.

Budidaya tanaman dengan cara hidroponik sangat ramah dengan lingkungan, sebab tidak perlu herbsida atau petisida yang dari bahan kimia. Dengan metode ini juga tidak perlu terlalu banyak air seperti bercocok tanam dengan media tanah. Dengan memakai metode menanam hidroponik tidak memerlukan penyiraman pada tanamannya. Hal itu menjadikan sayuran yang diproduksi menjadi lebih sehat dan aman. Meskipun tidak perlu tanah untuk medianya, metode ini tentunya tidak hanya perlu air saja, tapi perlu juga adanya zat sebagai pendukung untuk pertumbuhan tanaman.

Mungkin untuk sebgaian orang menanam dengan cara hidroponik ini terdengar masih asing. Saat ini, untuk perkembangan dari metode hidroponik sendiri sudah mulai berkembang. Banyak komunitas atau grup di daerah yang mengadakan pelatihan cara menanam dengan metode hidroponik.

Budidaya Tanaman Hidroponik

budidaya hidroponik
purehydroponics.com

Sebelum kita membahas tentang budidaya tanaman hidroponik. Berikut ini alasan dan kelebihan supaya memberikan dorongan dan motivasi anda untuk belajar bercocok tanamn dengan metode hidroponik.

  • Untuk menanam dengan metode hidroponik lahannya fleksibel, bisa ditanam dimana pun seperti ditanam di pekarangan yang telah di paving atau di rumah juga bisa.
  • Tanaman hidroponik jarang seklai memiliki masalah dengan penyakit dan hama tanaman karena ulat, bakteri, dan cacing nematoda yang ada banyak di dalam tanah.
  • Dengan cara budidaya tanaman hidroponik daerah temapt bertanam akan lebih bersih dibandingkan dengan cara menanam di tanah.
  • Anda bisa lebih menghemat tenaga dengan metode ini.
  • Menanam dengan metode hidroponik bisa menghemat atau mengurangi penggunaan pupuk.
  • Menanam tanaman hidroponik tidak tergantung pada musim, sebab bisa ditanam kpaan saja sesuai dengan keinginan kita.
  • Kualitasn tanaman bisa terkontrol dan pertumbuhan tanaman bisa lebih cepat.
  • Anda bisa memeriksa akar tanama dengan baik untuk mengontrol secara berkala.
  • Hasil dari tanaman hidroponik bisa dimakan sampai ke akarnya sebab bebas dari hama dan kotoran.
  • Tidak merusak tanah sebab tidak memakai media tanah dan tidak memerlukan tempat yang luas.
  • Bercocok tanam dengan memakai metode hidroponik ramah lingkungan sebab tidak memakai obat hama kimia yang bisa merusak tanah. Penggunaan airnya hanya 1/20 dari tanaman pada umumnya, dan bisa mengurangi kadar CO2 sebab tidak memakai mesin atau kendaraan.
  • Budidayan tanaman hidroponik bisa memaksimalakan lahan yang terbatas sebab tidak perlu lahan yang terlalu luas, bahakan bisa dibuat bertingkat media tanamnya.
  • Lebih hemat dengan metode hidroponik dibandingkan dengan cara menanam secara konvesional di atanah sebab setiap harinya perlu untuk disiram. Berbeda dengan hidroponik hanya dengan larutan nutrisi yang digunakan sudah ada di wadah, jadi kita hanya perlu mengontrolnya.

Tanaman yang biasa ditanam dengan metode hidroponik ialah sayuran hijau seperti tomat, bayam, saladam bak choy, sawi, kangkung, bawang, stroberru, melon, dan lainnya. Tanaman tadi sering ditanam oleh para penggiat hidroponik. Apalagi jika anda vegetarian yang memperhatikan apakah di dalam sayuran yang anda makan terdapat kimianya atau tidak.

Cara Bertanam Sayuran Hidroponik

cara bertanam hidroponik
inhabitat.com

Terdapat dua macam teknik utama ketika budidaya hidroponik.
1. Teknik hidroponik dengan lauratan nutrisi.
2. Teknik hidroponik dengan media pengganti.

Perbedaan dari kedua teknik ini dasarnya adalah sebagai berikut:

Teknik pertama, kita tidak butuh media tnaman keras untuk tempat pertumbuhan akar, akan tetapi cukup dengan memakai media larutan nutrisi saja. Metode dengan memakai larutan tak perlu media keras sebagai pertubuhan akarnya, cukup dengan larutan mineral yang bernutrisi. Contohnya dalam teknik ini biasanya digunakan ialah teknik laurtan alir dan teknik larutan statis.

BACA JUGA: Cara Membuat Nutrisi Pupuk Hidroponik Sendiri Dengan Mudah

Untuk teknik yang kedua, kita memakai media substitusi sebagai pengganti tanah untuk tempat pertumbuhan akar tanamannya. Di dalam hal ini bisa memakai media seperti sabut kelapa, pasir, akar atau batang, serbuk kayu, pecahan batu bata atau gentend, dan media lainnya.

Di dalam artikel ini kita tidak membahas keduanya sebab nantinya akan terlalu panjang dan nantinya malahan anda lelah membacanya. Maka dari itu dalam artikel ini akan dibahas tentang cara budidaya hidroponik memakai media air.

Teknik Larutan Statis

teknik hidroponik statis
youtube.com

Maksud dari teknik larutan statis adalah larutan nutrisi tak perlu dialirkan. Teknik ini masuk dalam teknik yang bisa dibilang kuno dan telah dipraktekan oleh nenek moyang. Di dalam teknik menanam hidroponik larutan statis, tnaam akan disemai pada sebuah media seperti baskim, ember, tangki, atau bisa juga memakai bak semen. Usahakan memilih media dengan warna gelap atau yang tidak tembus dengan cahaya. Tujuannya supaya menghindari adanya pertumbuhan lumut di dalam wadah larutan. Jika adanya wadah yang transparan atau bening, bungkus dulu dengan plastik hitam atau memakai alumunium foil yant tak tembus dengan cahaya matahari.

Sebab larutan nutrisi tidak dialirkan, ketinggian larutan usahakan selalu rendah sampai akar tanaman di atas larutanm agar tanaman bisa mendapatkan oksigen dengan baik.

Agar menghasilkan gelembung oksigen di dalam larutan, bisa memakai pompa akuarium. Lartuannya bisa diganti secara teratur, bisa setiap minggu atau jika laurtan sudah di bawah ketinggian yang ditentika bisa dengan mengisi lagi memakai ari atau larutan nutrisi yang baru.

Teknik Larutan Air

teknik hidroponik alir
greenhousegrower.com

Teknik larutan air ialah sebuah cara budidaya hidroponik yang dikerjakan dengan cara mengalirkan air nutrisi secara terus menerus dari tangki tamppungan air nutrisi melewati akar tanaman. Dengan teknik ini sebenarnya lebih gampang untuk mengaturnya sebab laurutan nutrisi dan suhu bisa diatur dari tangki yang bisa digunakan untuk budidaya hidroponik dalam skala besar. Salah saru dari teknik yang biasa digunakan untuk budidaya hidroponik laurtan air ialah dengan teknik lapisan nutrisi atau nutrient film technique (NFT) atau penggiat hidroponik biasa menyebutnya teknik hidroponik NFT.

BACA JUGA: 4 Cara Jitu Menyemai dan Menanam Bibit Hidroponik dengan Mudah

Teknik hidroponik NFT ini memakai parit buatan yang dibuat dari lempengan logam yang tipis anti karta, dan tanamannya disemai di paritnya. Di daerah saluran paritnya dialirkan air mineral dengan nutrisi yang menjadikan di sekitar tanaman terbentuk lapisan yang tipis yang bisa digunakan untuk makanan tanaman.

Itu dua teknik budidaya tanaman hidroponik memakai metode air nutrisi.

Perawatan Tanaman Hidroponik

perawatan tanaman hidroponik
basichydroponic.blogspot.com

Saat tanaman tumbuh dan membesar, pastinya kebutuhan nutrisinya akan bertamabah. Oleh sebab itu, sekurang-kurangnya sepekan sekali larutan nutrisi perlu ditambah. Jika pada awal campuran nutrisi 5 ml + 5 ml + 1 Liter. Pekan kedua naikkan jadi 6 ml + 6 ml + 1 Liter. Seterusnya seperti itu sampai panen.

Jangan anda biarkan larutan nutrisi ppada botol di bawah dalam keadaan kosong sebab bisa menyebabkan tanaman mati. Botol yang lartuan nutrisi rentan kena lumut sebab paparan sinar matahaari. Oleh sebab itu lapisi botol dengan kertas warna gelap atau bisa dengan cat memakai warna hitam.

Leave a Comment